Praktikum Fermentasi

Posted on 12.37, under


1.      Tujuan
Untuk mengetahui proses fermentasi alkohol.

2.      Landasan Teori
·         Fermentasi merupakan respirasi yang tidak menggunakan oksigen sebagai penerima electron akhir pada saat pembentukan ATP dan dapat pula dilakukan oleh jamur ragi secara anaerob.

3.      Alat dan Bahan
·         Botol Plastik
·         Termometer
·         Air Kapur
·         Air Glukosa
·         Vaselin
·         Ragi
·         Selang / Pipa Plastik
·         Larutan PP (fenolftalin )

4.      Langkah kerja
·         Tuangkan air kapur ke dalam botol B kemudian tambahkan sedikit fenolftalin hingga berwarna merah muda/ungu.
·         Masukkan air glukosa setara dengan jumlah air kapur di botol B ke dalam botol A, kemudian campurkan ragi secukupnya. Kocoklah campuran tersebut hingga ragi larut.
·         Masukkan pipa plastik pada kedua botol tepatnya pada 2 lubang yang sebelumnya telah disediakan untuk jalur pipa plastic tersebut pada setiap botolnya, kemudian lapisi setiap kerenggangan dengan vaselin agar udara tak keluar dari botol.
·         Amati dan catatlah apa yang terjadi pada kedua tabung tersebut.

5.      Hasil Percobaan

No
5 menit ke-
Perubahan Pada Botol A
Perubahan Pada Botol B
1.
1
·     Muncul busa
·     Warna air tetap ( coklat muda )
·     Suhu 3,1 °
·   Muncul gelembung dari pipa plastik
2.
2
·     Busa bertambah tinggi
·     Warna air tetap ( coklat muda )
·     Suhu 3,1 °
·    Intensitas gelembung dari pipa plastik bertambah cepat
·    Warna air mulai memudar
3.
3
·     Busa semakin tinggi
·     Warna air tetap ( coklat muda )
·     Suhu 3,1 °
·     Adanya endapan
·    Intensitas gelembung dari pipa plastik semakin  bertambah cepat
·    Warna air semakin memudar
4.
4
·     Busa semakin bertambah tinggi
·     Warna air tetap ( coklat muda )
·     Suhu 3,1 °
·     Endapan bertambah banyak
·    Intensitas gelembung dari pipa plastik semakin  bertambah cepat
·    Warna air semakin memudar
5.
5
·     Busa semakin bertambah tinggi
·     Warna air  tetap ( coklat muda )
·     Suhu 3,1 °
·     Endapan semakin banyak
·     Muncul bau tape
·    Intensitas gelembung dari pipa plastik semakin  bertambah cepat
·    Warna air menjadi  jernih

·         Apa yang terjadi pada tabung A ?
o   Munculnya banyak busa dan bau tape yang sangat menyengat.
Dengan reaksi :   C6H12O6 —————> 2C2H5OH + 2CO2 + 21 Kal + 2 ATP
·         Bagaimana cara mengetahui bahwa reaksi ini termasuk reaksi eksergonik ?
o   Karena dari percobaan ini dihasilkan energy dari reaksi :
C6H12O6                   2C2H5OH + 2CO2 + 21 Kal + 2 ATP
Maka dapat disimpulkan proses fermentasi termasuk dalam reaksi eksergonik dengan adanya energy yang dilepas bersamaan dengan CO2 .
·         Apakah fungsi air kapur pada tabung B ?
o   Air kapur berfungsi untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk dan sebagi pengikat CO2 sehingga tidak lepas ke udara dalam tabung B karena Ca(OH)2 akan mempertahankan CO2 .

·         Apakah fungsi reagent PP pada tabung B ?
o   Reagent PP berfungsi sebagai indicator ada atau tidaknya alcohol yang terbentuk dari titrasi, selain itu juga digunakan sebagai indicator warna.
·         Bagaimanakah perubahan yang terjadi pada tabung B ? Jelaskan prosesnya !
o   Pada tabung B muncul gelembung dari pipa plastic yang tersambung oleh botol A, dengan semakin cepat intensitas gelembung yang keluar maka warna air yang semula ungu perlahan memudar dan akhirnya menjadi putih jernih, dengan reaksi : C6H12O6                  2C2H5OH + 2CO2

Ca(OH)2 + 2CO2                                          CaCO3 + H2O


6.       Kesimpulan
·         Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Berdasarkan hasil pengamatan yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa adanya gelembung udara yang ditemukan pada tabung A dan B menunjukkan bahwa pada proses fermentasi yang dilakukan oleh sel-sel ragi terhadap glukosa menghasilkan gas CO2 dan energi.



©Anggarda Putra Giantara


edit post

0 Reply to "Praktikum Fermentasi"

  • Poskan Komentar