Keterampilan Dasar Mengajar

Posted on 12.38, under


Unit 7 
Keterampilan Dasar Mengajar

1.      Standar Kompetensi
1.1           mampu menjelaskan hakikat strategi pembelajaran, disiplin kelas;
1.2           menjelaskan karakteristik pembelajaran di SD;
1.3           menjelaskan model- model pembelajaran;
1.4           menjelaskan prosedur pembelajaran;
1.5           menjelaskan kriteria pemilihan dan penggunaan metode mengajar;
1.6           menjelaskan criteria pemilihan media pembelajaran;
1.7           menjelaskan keterampilan dasar mengajar;
1.8           menerapkan keterampilan dasar mengajar;
1.9           menerapkan fungsi kegiatan remedial dan pengayaan;
1.10       menerapkan pengelolaan kelas
1.11       menerapkan disiplin kelas;
1.12       menjelaskan pembelajaran yang efektif.

2.      Kompetensi Dasar
2.1  menjelaskan keterampilan bertanya, penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan bahan atau materi dalam pembelajaran.

3.      Indikator
3.1  menjelaskan pengertian, komponen, prinsip penggunaan bertanya.
3.2  Menjelaskan pengertian, komponen, prinsip penggunaan penguatan.
3.3  Menjelaskan pengertian, komponen, prinsip penggunaan variasi
3.4  Menjelaskan pengertian, komponen, prinsip penggunaan materi dalam belajar.
3.5  Penerapan keterampilan.

4.      Materi Pembahasan
4.1  Pengantar
Guru sebagai seorang pendidik hendaknya memiliki delapan keterampilan dasar mengajar, yaitu keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan menjelaskan, keterampilan bertanya, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan memberi penguatan, keterampilan membimbing diskusi, keterampilan mengelola kelas,dan terakhir  keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan.
Keterampilan mengajar bagi seorang guru adalah sangat penting kalau ia ingin menjadi seorang guru yang profesional, jadi disamping dia harus menguasai substansi bidang studi yang diampu, keterampilan dasar mengajar merupakan keterampilan penunjang untuk keberhasilannya dalam proses belajar mengajar.
4.2  Keterampilan Bertanya
Menurut hasil penelitian sejak abad 20 melaporkan bahwa guru menggunakan 30% dari waktunya untuk bertanya(G.A.Brown dan R. Edmondson,1984).Data ini menunjukan bahwa kegiatan bertanya sangat penting dalam proses pembelajaran.
a.          Pengertian keterampilan bertanya
Bertanya merupakan suatu unsur yang selalu ada dalam proses komunikasi, termasuk dalam komunikasi pembelajaran. Keterampilan bertanya merupakan ucapan atau pertanyaan yang dilontarkan guru sebagai stimulus untuk memunculkan atau menumbuhkan jawaban(respon) dari peserta didik.
b.         Prinsip-prinsip bertanya 
a)   pertanyaan hendaknya mengenai satu masalah saja. berikan waktu berfikir kepada peserta didik 
b)   pertanyaan hendaknya singkat, jelas dan disusun dengan kata-kata yang sederhana 
c)   pertanyaan didistribusikan secara merata kepada para peserta didik 
d)  pertanyaan langsung sebaiknya diberikan secara random 
e)   pertanyaan hendaknya disesuaikan dengan kemampuan dan kesiapan peserta didik 
f)    sebaiknya hindari pertanyaan retorika atau leading question
c.          Komponen-komponen Keterampilan Bertanya
1.      Keterampilan Bertanya Dasar
Komponen-komponen keterampilan bertanya dasar sebagai berikut:
a. Pengungkapan pertanyaan secara singkat dan jelas
b. Pemberian acuan
c. Pemusatan
d. Pemindahan giliran
e. Penyebaran
f. Pemberian waktu berpikir
g. Pemberian tuntunan


2.  Keterampilan Bertanya Lanjut
  Komponen keterampilan bertanya lanjut adalah:
a.       Pengubahan tuntutan kognitif dalam menjawab pertanyaan,
b.      Pengaturan urutan pertanyaan,
c.       Penggunaan pertanyaan pelacak,
d.   Peningkatan terjadinya interaksi.

4.3  Keterampilan Penguatan
a.       Pengertian keterampilan memberi penguatan
Memberi penguatan atau reincorcement merupakan tindakan atau respon terhadap suatu bentuk perilaku yang dapat mendorong munculnya peningkatan kualitas tingkah laku tersebut di saat yang lain.
b.      Komponen penguatan
a.       penguatan verbal
b.      penguatan gestural
c.       penguatan dengan cara mendekatinya
d.      penguatan dengan cara sentuhan
e.       penguatan dengan memberikan kegiatan yang menyenangkan
f.       penguatan berupa tanda atau benda
c.       Prinsip- prinsip penguatan
a.       dilakukan dengan hangat dan semangat
b.      memberikan kesan positif kepada peserta didik
c.       berdampak terhadap perilaku positif
d.      dapat bersifat pribadi atau kelompok
e.       hindari penggunaan respon negative

4.4  Keterampilan Penggunaan Variasi
a.       Pengertian keterampilan penggunaan variasi
Keterampilan menggunakan variasi stimulus merupakan keterampilan guru dalam menggunakan bermacam kemampuan dalam mengajar untuk memberikan rangsangan kepada siswa agar suasana pembelajaran selalu menarik, sehingga siswa bergairah dan antusias dalam menerima pembelajaran dan aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif.
b.   Komponen penggunaan variasi
a)      variasi dalam penggunaan media
Ada tiga variasi penggunaan media Menurut Syaiful Bahri Djamarah yaitu:
1.      Media Pandang
2.      Variasi Media Dengar
3.      Variasi Media Taktil
b)      variasi dalam gaya mengajar
c)      variasi dalam penggunaan metode
d)     variasi dalam pola interaksi yaitu gunakan pola interaksi multi arah
c.       Prinsip- prinsip penggunaan variasi
a.       gunakan variasi dengan wajar, jangan dibuat-buat
b.      perubahan satu jenis variasi ke variasi lainnya harus efektif
c.       penggunaan variasi harus direncakan dan sesuai dengan bahan, metode, dan karakteristik peserta didik

4.5  Penggunaan Materi dalam Pembelajaran
a.       Pengertian Materi Pembelajaran
Materi pembelajaran atau materi ajar adalah pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Materi pembelajaran pada hakikatnya merupakan pengetahuan, nilai- nilai, dan keterampilan sebagai isi dari suatu mata pelajaran yang diarahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran, sehingga dapat dikatakan bahwa materi pelajaran adalah berbagai pengalaman yang diberikan kepada siswa selama mengikuti proses pendidikan atau proses pembelajaran.
b.      Komponen materi dalam pembelajaran
Menurut Asep Herry Hermawan(2002), materi mengandung aspek- aspek tertentu sesuai dengan tujuan yang akan dicapai meliputi:

a)      Teori, yaitu seperangkat konstruk atau konsep definisi atau preposisi yang saling berhubungan.
b)      Konsep, merupakan definisi singkat darisekelompok fakta atau gejala.
c)      Generalisasi, yaitu kesimpulan umum berdasarkan hal- hal yang khusus.
d)     Prosedur, yaitu seri langkah- langkah yang berurutan dalam materi pelajaran yang harus dilakukan peserta didik.
e)      Prinsip, yaitu ide utama.
f)       Fakta, yaitu sejumlah informasi khusus dalm materi Yng dianggap penting.
g)      Istilah, yaitu kata- kata perbendaharaan yang baru dan khusus yang diperkenalkan dalam materi.
h)      Contoh, yaitu hal atau proses yang bertujuan untuk memperjelas suatu uraian.
i)        Definisi, yaitu penjelasan tentang makna atau pengertian tentang suatu hal atau kata.
j)        Preposisi, yaitu kata yang digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran.
c.       Prinsip materi Pembelajaran
a)      Relevansi, artinya kesesuaian
Materi pelajaran hendaknya sesuai dengan standar kompetensi dan pencapaian kompetensi dasar.
b)      Konsistensi, artinya keajegan
Jika kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik ada tiga macam, maka materi yang diajarkan juga harus meliputi tiga  macam.
c)      Adequlaci, artinya kecukupan
Materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu peserta didik mengasai kompetensi dasar yang diajarkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit dan terlalu banyak.

4.6  Penerapan Keterampilan
a)      Pengertian penerapan keterampilan
      Merupakan kegiatan untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi dari keterampilan yang telah diberikan dalam proses pembelajaran sehingga untuk ke depannya peserta didik dapat mempergunakan keterampilan itu untuk kepentingan hidupnya.
b)      Prinsip penerapan keterampilan
·         Kesesuaian(relevansi), yaitu setiapjenis keterampilan mengajar yang diterapkan harus disesuaikan dengan komponen atau variable pembelajaran lain(internal maupun eksternal).
·         Kreativitas dan inovatif, yaitu setiap jenis keterampilan dasar mengajar yang diterapkan dan dikemas secara kreatif dan inovatif sehingga dapat mendorong aktivitas dan  kreatvitas belajar siswa secara optimal.
·         Ketepatan atau akurasi, yaitu bahwa setiap jenis keterampilan dasar mengajar yang diterapkan harus diselelksi, baik dari segi kuantitas atau kualitasnya sehingga setiap jenis dan bentuk keterampilan dasar mengajar yang diterapkan mencapai sasaran pembelajaran yang diharapkan.
c)      Jenis penerapan keterampilan
b)      Keterampilan Bertanya



DAFTAR PUSTAKA
gurukita.guru-indonesia.net/artikel_detail-30362.html, diunduh pada 08 Maret 2013





















edit post

0 Reply to "Keterampilan Dasar Mengajar"

  • Poskan Komentar