Perencanaan Pembelajaran

Posted on 12.51, under


Unit 13 
Perencanaan Pembelajaran
1.      Standar Kompetensi
Mampu merumuskan rencana pembelajaran.
2.      Kompetensi Dasar
Menulis rencana pelaksanaan pembelajaran
3.      Indikator
3.1  Mampu menuliskan tujuan apa yang akan dicapai oleh suatu kegiatan pembelajaran, cara apa yang dipakai untuk menilai pencapaian tujuan tersebut, materi-bahan apa yang akan disampaikan, bagaimana cara menyampaikannya, serta alat atau media apa yang diperlukan.
3.2  Mampu mengungkapkan pengertian, manfaat, isi, dan cara menulis perencanaan pembelajaran.
4.      Uraian Materi
4.1  Langkah-langkah perencanaan pembelajaran adalah bagaimana seorang guru memahami hal-hal yang terkait dengan langkah-langkah perencanaan pembelajaran yang meliputi; analisi tujuan pembelajaran, analisis sumber belajar, analisis karakteristik siswa, menetapkan tujuan pembelajaran dan isi pembelajaran, menetapkan strategi penyampaian pembelajaran isi pembelajaran, menetapkan strategi pengelolaan pembelajaran, pengembangan prosedur pengukuran hasil pembelajaran. Perencanaan pembelajaran adalah rencana guru mengajar mata pelajaran tertentu, pada jenjang dan kelas tertentu, untuk topik tertentu, dan untuk satu pertemuan atau lebih. Adapun Komponen perencanaan pembelajaran terdiri dari:
a.       Tujuan (Objective)
Tujuan adalah suatu cita-cita yang ingin dicapai dari pelaksanaan suatu kegiatan. Tujuan dalam pembelajaran merupakan komponen yang dapat mempengaruhi komponen pengajaran lainnya seperti bahan pelajaran, kegiatan belajar mengajar, pemilihan metode, alat, sumber, dan elat evaluasi.
b.      Bahan Pelajaran (Material)
Bahan pelajaran adalah substansi yang akan disampaikan dalam proses belajar mengajar. Karena itu, guru yang akan mengajar pasti memiliki dan menguasai bahan pelajaran yang akan disampaikannya pada anak didik.
c.       Metode (Method)
Metode adalah suatu cara yang dipergunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Metode-metode mengajar mencakup:
1.      Metode Proyek yaitu cara penyajian pelajaran yang bertitik tolak dari suatu masalah, kemudian dibahas dari berbagai segi yang berhubungan sehingga pemecahannya secara keseluruhan dan bermakna.
2.      Metode Eksperimen yaitu cara penyajian pelajaran, di mana siswa melakukan percobaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari.
3.      Metode Tugas dan Resitasi yaitu metode penyajian bahan di mana guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar.
4.      Metode Diskusi yaitu cara penyajian pelajaran, di mana siswa-siswa dihadapkan kepada suatu masalah yang bisa berupa pernyataan atau pertanyaan yang bersifat problematis untuk dibahas dan dipecahkan bersama.
5.      Metode Sosiodram yaitu mendramatisasikan tingkah laku dalam hubungannya dengan masalah sosial.
6.      Metode Demonstrasi yaitu cara penyajian bahan pelajaran dengan meragakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses, situasi, atau benda tertentu yang sedang dipelajari, baik sebenarnya atau tiruan, yang sering disertai dengan penjelasan lisan.
7.      Metode Problem Solving yaitu menggunakan metode-metode lainnya yang dimulai dengan mencari data sampai kepada menarik kesimpulan.
8.      Metode Karya Wisata yaitu mengajak siswa belajar keluar sekolah, untuk meninjau tempat tertentu atau objek yang lain.
9.      Metode Tanya Jawab yaitu cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa, tetapi dapat pula dari siswa kepada guru.
10.  Metode Latihan yaitu suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu.
11.  Metode Ceramah yaitu cara penyajian pelajaran yang dilakukan guru dengan penuturan atau penjelasan lisan secara langsung terhadap siswa.
d.      Alat (Media)
Alat adalah segala sesuatu yang dapat digunakan dalam rangka mencapai tujuan pengajaran. Misalnya: bagan, grafik, komputer, OHP, dan lain-lain.
e.       Evaluasi (Evaluation)
Evaluasi adalah kegiatan mengumpulkan data seluas-luasnya, sedalam-dalamnya, yang bersangkutan dengan kapabilitas siswa guna mengetahui sebab akibat dan hasil belajar siswa yang dapat mendorong dan mengembangkan kemampuan belajar. Misalnya: tes tulis, lisan, praktek, dan lain-lain.
4.2   Rencana Pelaksananaan Pembelajaran adalah penjabaran dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar (KD), sedangkan silabus yaitu penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Langkah-langkah menyusun RPP :
1.      Mengisi Kolom Identifikasi, bagian-bagian dari identitas RPP yaitu Satuan pendidikan, Kelas, Semester, Program studi, Mata pelajaran, Jumlah pertemuan
2.      Mengkaji dan Menentukan Standar Kompetensi, Standar kompetensi merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan,sikap dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan atau semester pada suatu mata pelajaran
3.      Mengkaji dan Menentukan Kompetensi Dasar, Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi
4.      Mengidentifikasi Materi Ajar, Materi ajar memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur  yang relevan dan ditulis dalam bentuk butir butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian
5.      Mengembangkan Pengalaman Belajar, menggunakan metode-metode belajar yang membuat siswa termotivasi dalam kegiatan belajar mengajar
6.      Merumuskan Indikator
7.      Menentukan Jenis Penilaian, Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada standar
8.      Menentukan Alokasi Waktu, Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian Kopetensi Dasar
9.      Menentukan Sumber Belajar.
4.3  Sedangkan tujuan dan fungsi dari rencana pembelajaran yaitu :
4.3.1        Tujuan
1.      Menguasai sepenuhnya bahan dan materi ajar, metode dan penggunaan alat
2.      Perlengkapan pembelajaran, menyampaikan kurikulum atas dasar bahasan
3.      Mengelola alokasi waktu yang tersedia dan membelajarkan siswa sesuai yang diprogramkan
4.3.2        Fungsi
1.      Memberi guru pemahaman yang lebih jelas tentang tujuan pendidikan sekolah dan hubungannya dengan pembelajaran yang dilakssiswaan untuk mencapai tujuan itu
2.      Membantu guru memperjelas pemikiran tentang sumbangan pembelajarannya terhadap pencapaian tujuan pendidikan.
3.      Menambah keyakinan guru atas nilai-nilai pembelajaran yang diberikan dan prosedur
4.      Membantu guru dalam rangka mengenal kebutuhan-kebutuhan siswa, minat--minat siswa, dan mendorong motivasi belajar
5.      Mengurangi dengan adanya organisasi yang baik dan metoda yang tepat
6.      Membantu guru memelihara kegairahan mengajar dan senantiasa memberikan bahan-bahan yang up to date kepada siswa
5.      Pertanyaan dan Tugas
5.1  Pertanyaan
(1)   Apakah yang dimaksud dengan perencanaan pembelajaran? Jelaskan!
(2)   Apakah yang dimaksud dengan RPP?
(3)   Jelaskan manfaat membuat RPP?
5.2  Tugas
Tulislah contoh RPP dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini,
(1)    Mengisi Kolom Identifikasi,
(2)    Mengkaji dan Menentukan Standar Kompetensi
(3)    Mengkaji dan Menentukan Kompetensi Dasar
(4)    Mengidentifikasi Materi Ajar
(5)    Mengembangkan Pengalaman Belajar
(6)   Merumuskan Indikator
(7)    Menentukan Jenis Penilaian
(8)    Menentukan Alokasi Waktu
(9)   Menentukan Sumber Belaja
























DAFTAR PUSTAKA

Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain, Aswan. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta:                     Rineka Cipta
Majid, Abdul. Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi                         Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Mulyana, E. 2008. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Sebuah Panduan Praktis.                      Bandung: Rosda


edit post

0 Reply to "Perencanaan Pembelajaran"

  • Poskan Komentar